Postingan

Menampilkan postingan dengan label I

Idik Sulaeman Nataatmadja

Gambar
Drs. H. IDIK SULAEMAN NATAATMADJA, AT.  Lahir di Kuningan pada hari Kamis, tanggal 20 Juli 1933. Beliau merupakan  pencetus nama  Pasikibraka. Adik didik Kak Husein Mutahar  di kepanduan ini jugalah yang menyempurnakan seluruh kelengkapan Paskibraka sebagai sebuah Korps, mulai dari sistem/metode pelatihan, silabus, atribut dan kelengkapannya. Bersama dengan para pembina lainnya, Idik membantu Mutahar menyempurnakan konsep pembinaan Paskibraka. Pasukan yang pada tahun 1966 dan 1967 diberi nama Pasukan Pengerek Bendera Pusaka, pada tahun 1973 mendapat nama baru yang dilontarkan oleh Idik. Nama itu adalah PASKIBRAKA, yang merupakan akronim dengan kepanjangan PASuKan PengIBar BendeRA PusaKA. Selain memberi nama, Idik juga menyempurnakan wujud Paskibraka dengan menciptakan Seragam Paskibraka, Lambang Korps, Lambang Anggota, serta Tanda Pengukuhan berupa Lencana Merah-Putih Garuda (MPG) dan Kendit Kecakapan. Kak Idik menghabiskan masa kecil di daerah kelahiranny...

Ice Breaker : "Jika - Maka"

Gambar
Pengantar Kerjasama kelompok yang efektif membutuhkan pemahaman terhadap kelebihan dan kekurangan para anggota kelompok satu sama lain. Hakekat kerjasama kelompok adalah mensinergikan semua kekuatan dan  saling menutup kekurangan yang dimiliki oleh tiap individu untuk mencapai tujuan bersama. Salah satu pilar dalam pembentukan kelompok yang efektif adalah komunikasi yang sehat, terbuka dan jujur. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk melatih  kemampuan berkomunikasi secara sehat, jelas dan jujur sehingga  dapat menjadi  "salah satu sikap positip" seorang anggota pramuka. Tujuan Memberikan pengalaman kepada anggota kelompok bahwa komunikasi yang sehat, terbuka dan jujur membutuhkan kemauan dan kebersamaan.  Memberikan dasar-dasar pentingnya membangun suasana kehidupan kelompok yang cair, penuh kegembiraan, saling mengisi dan saling menginspirasi.    Melatih konsentrasi, kerjasama dan pentingnya keterbukaan Alat yang Dibutuhkan Alat yang dibutuhkan : Sel...

Ice Breaker sebagai Media Pendidikan Kepramukaan

Gambar
Pengantar Sistem pendidikan kepramukaan yang menekankan pentingnya sistem beregu memerlukan pembentukan suasan latihan/belajar dalam kelompok yang baik dan nyaman. Kelompok yang dinamis dengan para anggota yang bersedia  saling mengisi, saling bekerjasama, saling memotivasi, saling menginspirasi dan saling memuliakan akan sangat menentukan keberhasilan sebuah latihan kepramukaan baik dalam bentuk latihan mingguan, perkemahan, gladian satuan, latihan pengembangan kepemimpinan, kursus-kursus  dan berbagai jenis pertemuan lainnya. Pengelolaan kehidupan beregu atau kehidupan kelompok harus selalu menjadi perhatian oleh Para Pembina sebelum sebuah proses latihan kepramukaan dilaksanakan. Permainan "ice breaker" adalah salah satu cara yang cukup  efektif untuk memulai sesi pelatihan atau "team building"  sebelum proses utama pelatihan dilaksanakan. "Ice breaker" dapat mencairkan suasan kebekuan, sifat saling menunggu, sifat menjaga jarak, sifat enggan bekerjasam...

Ice Breaker : Wortel, Kopi & Kelereng

Gambar
Spesifikasi   Format    : Perorangan atau kelomPok Waktu     : 10-30 menit Tempat   : Di dalam ruangan Materi    : Wortel,biii kopi, kelereng, mangkuk Peserta   : 10-50 orang, Deskripsi   Trainer memberikan ilustrasi kepada peserta dengan menunjukkan wortel, biji kopi, dan kelereng. Setelah benda tersebut dipertunjukkan satu persatu, peserta diminta untuk memilih benda yang paling disukai atau yang paling sesuai dengan hidup atau keinginan peserta pelatihan. Trainer kemudian menanyakan kepada semua peserta satu persatu. Setelah semua peserta menjawab, trainer menerangkan makna ketiga benda yang dipertunjukkan tersebut. Tujuan   Menyegarkan pikiran peserta sebelum mengikuti pelatihan dan mengingatkan peserta supaya betul-betul berkonsentrasi dan bersikap positif selama mengikuti pelatihan. Prosedur   Sebelum acara dimulai, trainer menyiapkan beberapa bahan ilustrasi, yakni berupa wortel, beberapa biji kopi, dan beberapa k...

Isyarat Tangan & Peluit dalam Kegiatan Kepramukaan

Gambar
Pengantar Isyarat Tangan & Peluit merupakan alat pendidikan kepramukaan yang sangat menarik dan dapat dijadikan sebagai media meningkatkan kemampuan banyak aspek seperti kemampuan konsentrasi, kerjasama, komunikasi dengan tanda, aktivitas olah fisik, emosi (riang, gembira, berhasil, gagal, sedih, dll), dan berbagai kemampuan lainnya. Penguasaan para Pembina terhadap Isyarat Tangan & Peluit juga akan menjadikan latihan kepramukaan lebih menarik karena perintah atau instruksi tidak bersifat verbal. Kombinasi satu perintah  isyarat dengan perintah isyarat lain akan menjadikan latihan pramuka menjadi dinamis dan tidak membosankan. Isyarat Tangan Berkumpul : Kedua belah tangan direntangkan ke samping kemudian secara cepat disilangkan di depan dada seperti bersedekap. Ulangi beberapa kali sampaing seluruh regu berkumpul dengan rapi. (gambar 1). Bubar/Berpencar : Kedua tangan disilangkan di depan dada kemudian cepat direntangkan ke samping. Telapak tangan di buka dan menghadap ke ...

Indikator Pencapaian SKU Siaga Mula

Gambar
Pengantar : Indikator Pencapaian SKU Siaga Mula, merupakan formulasi  yang mengintegrasikan antara areal pengembangan pramuka siaga, kompetensi dasar, standar kompetensi, materi SKU dan pencapaian pengisian SKU. Formulasi ini menjadi salah satu rujukan utama  para Pembina Pramuka Siaga didalam merancang agenda latihan rutin untuk mencapai tujuan pembinaan dan pendidikan Pramuka Siaga khususnya dan mecapai tujuan pendidikan Gerakan Pramuka pada umumnya. Indikator : Pencapaian SKU Siaga Mula Areal Pengembangan Kompetensi Dasar Standar Kompetensi Materi SKU Pencapaian Pengisiann SKU SPIRITUAL Mengenal aturan agama yang dianutnya dan mengenal agama serta budaya lain Melakanakan aturan-aturan di lingkungan-nya dengan benar dan melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang dianutnya, berperilaku jujur serta setiap hari berbuat kebaikan 1. a. Islam Dapat menyebutkan Rukun Iman dan Rukun Islam Dapat mengucapkan Syahadat dan menyebutkan  artinya Da...